Pemko Bukittinggi Realisasikan PKH dari Kemensos RI

Pemko Bukittinggi Realisasikan PKH dari Kemensos RI

Bukittinggi OkeEkspresNews.com – Pemerintahan Kota Bukittinggi merealisasikan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial RI dengan meluncurkan bantuan non tunai program keluarga harapan (PKH), Selasa (22/08) di Pelataran Jam Gadang, Bukittinggi. Panitia pelaksana dalam hal ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial, Dra. Ellia Makmur, MM dalam sambutannya menyampaikan sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, pemerintah telah melaksanakan program keluarga harapan sebagai salah satu tahapan menuju sistem perhimpunan sosial. PKH juga diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap layanan menuju kesejahteraan.

‘’Program ini telah menjadi program prioritas pemerintah, dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas keluarga menuju keluarga mandiri. Dan juga meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan,” ujar Ellia selaku Kepala dinas sosial kota Bukittinggi.

Dia menambahkan, dalam mengurangi angka kemiskinan, dinas sosial juga melakukan program kelompok usaha bersama (kube) dengan bantuan dana 30 juta rupiah perkelompok. “Masyarakat yang mendapatkan bantuan non tunai ini sebanyak 935 KK dengan bantuan Rp1.890.000/KK/th, dan untuk penyandang disabilitas sebanyak Rp2.000.000/KK/th. untuk bantuan kelompok usaha bersama atau kube diberi bantuan modal peralatan dengan jumlah total nilai 30 jt perkelompok,” tambahnya.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengatakan dalam sambutannya, agar penerima bantuan tidak mengharapkan pada tahun berikutnya. Masyarakat bisa berangkat dari kondisi seperti sekarang. “Saya berharap bantuan ini bisa memperbaiki perekonomian sehingga kita mampu untuk berangkat dari kemiskinan,bagaimana kita berobah jangan jalan ditempat ini yang harus kita lakukan bersama. Pergunakanlah bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan,” ujarnya.




Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Gusmayeni mengatakan sangat berterimakasih kepada pemerintah karena telah memperhatikan masyarakatnya. “Saya sangat senang sekali mendapatkan bantuan ini, bisa saya pergunakan untuk kebutuhan. Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kota Bukittinggi yang telah memperhatikan kami,” ujarnya berharap. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Kanwil BRI Sumbar, Ketua TP-PKK Kota Bukittinggi, kepala Kemenag Kota Bukittinggi, kepala Bulog, Ketua Baznas, Camat, Lurah dan OPD Kota Bukittinggi. (Yasir)

Read more
Serahkan 2,5 Milyar Bantuan Sosial Untuk Petani

Serahkan 2,5 Milyar Bantuan Sosial Untuk Petani




EkspresNews.com – Senilai 2,5 Milyar diserahkan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi kepada masyarakat petani di tahun 2017 ini, baik bidang peternakan, tanaman pangan, perkebunan, perikanan serta ketahanan pangan. Bantuan ini diserahkan pada 15 KWT dan 15 kelompok tani secara simbolis oleh Plt. Sekda Payakumbuh, Amriul Dt Karayiang di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Padang Tinggi (14/08/2017). “Payakumbuh karena mempunyai lahan yang sangat terbatas lebih diharapkan untuk meningkatkan fungsi agribisnis, bukan lagi dalam fungsi pertanian nasional,  baik berani dalam skala budidaya maupun skala pemanfaatan pekarangan,” ujar Amriul dalam sambutannya.

Ditempat yang sama, Plt. Kadis Ketahanan Pangan, Dt Walasri lebih menyoroti perihal KTNA atau Kelompok Tani Nelayan Andalan. “Tahun ini juga diperlukan revitalisasi KTNA agar dapat menjalankan fungsi lebih baik. KTNA ini menjadi tempat berhimpunnya seluruh lembaga atau kelompok tani termasuk KWT, sehingga dengan demikian keberadaan KTNA dimasa yang akan datang akan semangkin dirasakan manfaatnya oleh kelompok tani dan kelompok wanita tani,” ungkat Wal Asri.

Kadis Pertanian, Syahril dalam kegiatan tersebut juga berharap agar bantuan yang sudah diberikan kepada masyarakat ini betul-betul bisa di manfaatkan dengan seoptimal mungkin sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan para petani Bantuandi Kota Payakumbuh.Dalam kegiatan yang sama juga dilakukan peresmian Sekretariat Kontak Tani  “Andalan” Kota Payakumbuh, penandatanganan sekretariat asosiasi petani tanaman hias kota Payakumbuh, penanda-tanganan Distribusi Perdana beras organik produksi kelompok tani Fajar kelurahan Taratak Padang Kampuang, serta penyerahan hadiah lomba Adhikarya Pangan Nusantara (APN) Kota Payakumbuh tahun 2017.

Adapun pemenang APN ini untuk katagori Pelayanan Ketahanan Pangan, diserahkan kepada Andrino, Amd sebagai penyuluh pertanian wilayah binaan Koto Baru, Koto Panjang kecamatan Payakumbuh Timur sebagai pemenang pertama, selanjutnya kepada Eri Kurniati, penyuluh pertanian wilayah binaan Payobasung sebagai pemenang kedua, serta Maghdalena, STP, penyuluh pertanian wilayah binaan Padang tinggi piliang dan subarang batuang kecamatan Payakumbuh barat sebagai pemenang ketiga.

Selanjutnya juga diserahkan penghargaan pada katagori Pelaku Ketahanan Pangan, pada KWT Kaluak Sepakat, kelurahan Payobasung sebagai pemenang pertama, diikuti KWT Taratak Indah, kelurahan Tigo Koto diateh, kecamatan Payakumbuh Utara sebagai pemenang kedua dan KWT Sumber Rezeki kelurahan Koto Tangah, kecamatan Payakumbuh Barat sebagai pemenang ketiga.Secara khusus juga diberikan penghargaan kepada Joni Saputra, Ketua KTNA Kota Payakumbuh sebagai penerima penghargaan tingkat Sumbar sebagai penyuluh swadaya Tingkat Sumbar. (Nahar Sago)

Read more
Normalisasi Batang Agam Tahap II Dimulai

Normalisasi Batang Agam Tahap II Dimulai

EkspresNews.com – Sebuah proyek mercusuarnya kota Payakumbuh yakni penormalisasian sungai Batang Agam yang membelah kota Payakumbuh itu, kini tahap kedua telah dimulai pengerjaannya. Proyek ini didanai dengan APBN ratusan milyar itu, dikerjakan secara bertahap, karena konsep dari walikota Payakumbuh Riza Falepi, proyek ini terus dikerjakan setiap tahunnya, karena tidak mungkin kita menunggu masyarakat yang belum mau dibebaskan tanah mereka. Intinya, mana lokasi yang sudah selesai dibebaskan, langsung dikerjakan oleh kontraktor pemenang tender.

NormalisasiSebagai tanda proyek normalisasi Batang Agam dilanjutkan, Selasa (15/08-2017), di ruas proyek Sungai Pinago, telah dilaksanakan launcing yang ditandai dengan menghidupkan loader oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi, didampingi Anggota Komisi V DPR RI Ade Rizky Pratama, Kepala Balai Air V Sumatera Barat Aryadi Utama , serta Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah (KPD) Pemko Payakumbuh, Tokoh Masyarakat, para Pemilik lahan sepanjang Batang Agam yang tanahnya dibebaskan serta undangan lain.

Walikota berharap proyek ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sepanjang kawasan Batang Agam khususnya dan masyarakat Payakumbuh umumnya. “Dalam perencanaannya, area ini juga akan dilengkapi dengan sarana Olah Raga, Stadion sepakbola yang representatif, jogging track, landscape pertamanan sebagai lokasi pariwisata, taman bermain, rumah godang dan sarana lainnya. Kami mengucapkan terima kasih dan berharap proyek ini dapat didukung dengan sebaik-baiknya,” ungkap Riza Falepi.

Mewakili tokoh masyarakat, Asma Kahar Dt. Asa Dirajo, mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh, dengan adanya proyek normalisasi Batang Agam.”Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemko Payakumbuh dengan adanya proyek ini. Kami berharap dengan terbukanya akses ke Batang Agam, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” harap Asa Dirajo. Ditempat yang sama, Kepala Balai Air V Sumatera Barat Aryadi Utama dan Anggota Komisi V DPR RI Ade Rizky, sama-sama berpesan agar proyek ini dapat dipelihara dengan sebaik mungkin, dengan menjaga kebersihan dan keasrian lingkungannya.

“Dulu, sungai dianggap halaman belakang, kini, persepsi tersebut kita rubah. Sungai-sungai di kota Payakumbuh akan kita jadikan halaman depan dan sekaligus menjadi ‘Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru’ di Kota Payakumbuh. Untuk itu, Pemko Payakumbuh pada tahun 2017 melalui perangkat daerah Dinas PU&PR, memanfaatkan APBN (Balai  Wilayah Sungai Sumatera V) sebesar Rp. 195 Milyar dan APBD Payakumbuh Rp. 13,5 Milyar sedang dan akan membangun kawasan Sungai Batang Agam sampai 2019,” ungkap Muslim, Kepala Dinas PU&PR.




Untuk Pembangunan dan Penataan Kawasan Batang Agam, Pemerintah Kota Payakumbuh, sejak 2015 – 2017, telah direalisasikan Ganti Wajar  Tanah, Tanaman Tumbuh, dan Bangunan yang terkena proyek ini. “Dari lima kelurahan yang dilalui proyek ini, telah dibayarkan 85 persil dan masih tersisa  3 persil lagi yang belum,” katanya.

Ditambahkan, untuk 2015 telah dibayar 9 persil yang terletak di Kelurahan Sungai Pinago dan 1 persil di Kelurahan Tanjung Pauh dengan dana lebih kurang 1,8 M. Sebanyak 45 persil telah dibebaskan di tahun 2016. Pembebasan tahun 2017 sebanyak 30 persil. “Secara keseluruhan, status pembebasan lahan batang agam, segmen I dan II, sebanyak 85 persil. Masih ada 3 persil lagi yang belum dibayarkan dengan luas 1970 M2,” urai muslim.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas PU&PR Kota Payakumbuh, Proyek pembangunan Kawasan Batang Agam ini, Panjang menurut Peta Bidang 4020,3 Meter. Dengan lebar rata-rata antara 16 – 20 Meter. Sampai Agustus 2017 telah dikeluarkan Biaya ganti Wajar sebanyak Rp. 13.476.622.500. dengan luas total 79278 M2. (Nahar Sago)

Read more