Bapati dan Wabup Hadiri Pisah Sambut Ketua PN Dharmasraya

Bapati dan Wabup Hadiri Pisah Sambut Ketua PN Dharmasraya

EkspresNews.com – Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama wakil Bupati Dharmasraya Amrizal Dt Rajo Medan menghadiri malam pisah sambut ketua pengadilan negeri Muaro Sijunjung yang digelar di Balai ruang Lansek Manih kantor Bupati Sijunjung pada Senin (14/8) malam. Pisah sambut ketua pengadilan negeri Muaro Sijunjung dari Kamijon kepada Rendra Yozar Dharma Putra tersebut juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Irsyad, Kabag Hukum Yaswirno, Kabag Humas Atrizal, Kabag Protokol Naldi.

Dalam sambutannya, Bupati Dharmasraya dan wakil Bupati Dharmasraya memberikan ucapan selamat kepada Rendra Yozar Dharma Putra beserta keluarga yang telah mendapat amanah dan kepercayaan dari pemerintah untuk menjabat ketua pengadilan Muaro Sijunjung, dan juga mengucapkan terimakasih, kepada Kamijon yang telah menjabat dan memimpin pengadilan negeri Muaro Sijunjung.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, ia berharap kepada ketua pengadilan negeri Muaro Sijunjung yang baru agar dapat memberikan keterangan, pertimbangan dan nasehat tentang hukum kepada instansi pemerintah daerah apabila diminta karena pengadilan negeri merupakan lembaga yang berwenang di bidang hukum.

Menurutnya, koordinasi baik antara pemerintah daerah Sijunjung dengan pengadilan Muaro Sijunjung yang selama terjalin dapat terjaga. “Saya yakin dan percaya koordinasi yang telah terbangun selama ini antara Pemerintah Daerah dengan jajaran Pengadilan Negeri Muaro Sijunjung akan tetap berjalan dengan baik, bahkan dapat lebih ditingkatkan lagi,” harap Bupati. (van/Age)




Read more
Bupati Mentawai dan Wabup Hadiri Punen Laggai Pinairuk

Bupati Mentawai dan Wabup Hadiri Punen Laggai Pinairuk

EkspresNews.com – Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet dan wakilnya Kortanius Sabeleake’ sambangi Kampung baru di Dusun Pinairuk Desa Saumanganyak Kecamatan Pagai Utara, pekan lalu. Maksud bupati dan wakilnya menemui masyarakat Kampung Baru Dusun Pinairuk ini, untuk bersilaturahmi dan menghadiri acara Punen Laggai (syukuran kampung baru).

Selain itu, kedatangan kepala daerah Bumi Sikerei itu bukan untuk mencari pembenaran diri, melainkan  ingin mendengarkan keluh kesah atau kemauan warga Kampung Baru agar sistem tata kelola dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat namun juga sesuai dengan mekanisme peraturan yang ada.

Yudas Sabaggalet dalam sambutannya minta kepada kepala desa untuk mampu menggali potensi yang dapat dikembangkan dalam menunjang pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wilayah Dusun Pinairuk memiliki banyak potensi yang harus dikembangkan, seperti di bidang pertanian, perkebunan dan perikanan. Namun, pengembangan potensi ini harus mendapatkan dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat.

Yudas juga menyampaikan agar seluruh kepala desa dapat melakukan koordinasi dan selalu berkomunikasi dengan masyarakat demi terciptanya persatuan dan kesatuan sebagai modal dalam membangun desa.

Kepala desa juga diharapkan bersinergi dengan lembaga-lembaga desa seperti BPD, LPM dan tokoh masyarakat dalam setiap mengambil kebijakan. Dengan demikian, kebijakan yang dilahirkan merupakan kebijakan bersama dan dapat diterima seluruh masyarakat.




Sementara Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake’ menyampaikan bahwa Pinairuk bukanlah milik pribadi, tetapi milik seluruh masyarakat. Untuk itu dirinya berharap mulai dari tingkat desa dan dusun hingga tingkat Kecamatan harus mampu berupaya yang terbaik untuk masyarakat. Sehingga yang menjadi harapan masyarakat dapat terwujud.

Yang tak kalah penting, jangan sampai ada permasalahan apapun di masyarakat yang beragam ini. Kondusivitas wilayah harus tetap dijaga dengan baik bersama-sama. Termasuk dalam menata lingkungan dengan baik dan  bersih.

Seperti diketahui Dusun Pinairuk terletak di ujung Pulau Pagai Utara termasuk wilayah Pemerintahan Desa Saumanganya’ dan Kecamatan Pagai Utara yang terdiri dari 45 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sebanyak 153 jiwa.

Masyarakat Dusun Pinairuk awalnya bermukim di daerah bibir pantai dengan bermata pencaharian berladang dan nelayan. Namun pada tahun 2010 silam, gempa dan tsunami yang berpusat di Pagai Selatan memporak-porandakan pemukiman masyarakat dan menelan ratusan korban jiwa.

Dari musibah tersebut, tokoh masyarakat bersama dengan masyarakat setempat bersepakat melakukan relokasi perkampungan baru di dataran tinggi yang berjarak kurang lebih 1 kilo meter dari pemukiman semula.

Selain menghadiri punen laggai, Bupati dan wakilnya menyempatkan diri untuk temu ramah dengan masyarakat yang juga dihadiri Kepala BKPSDM Mentawai Oreste Sakeru, perwakilan dari Dinas Pendidikan Mentawai, Anggota DPRD Mentawai dari Fraksi PDI Perjuangan Nelsen Sakrebau, Anggota DPRD  dari Fraksi Golkar Yohanes Pardede, Camat Pagai Utara serta tokoh masyarakat setempat. (Nobel)

Read more