Memorandum Sertijab Danlantamal II Padang

Memorandum Sertijab Danlantamal II Padang

EkspresNews.com – Menjelang Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan laut (Danlantamal) II Padang dari Laksma TNI Rudwin Thalib, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Agus Sulaeman, M.Sc sebagai calon pengganti Danlantamal dilaksanakan pembacaan dan penyerahan naskah memorandum Sertijab Danlantamal II di ruang rapat Markas Komando Lantamal II Padang, Selasa (8/8/2017).

Baca Juga : Latihan SAR dan Kontijensi Bencana Alam oleh Lantamal II Padang.

Diawal memorandum Danlantamal II Padang Laksma TNI Rudwin Thalib, S.E., memperkenalkan seluruh pejabat Lantamal II mulai dari Wadan Lantamal II, Para Asisten Danlantamal II hingga Kadis/Kasatker Lantamal II serta memaparkan tugas dan tanggung jawab Lantamal II yang telah dilaksanakan, sedang dilaksanakan, akan dilaksanakan dan permasalahan kepada calon pengganti Memorandum Danl1Danlantamal II Padang.

Baca Juga : Lantamal II Padang Peringati HUT ke 11.

Selanjutnya Kolonel Laut (P) Agus Sulaeman, M.Sc sebagai calon pengganti dalam sambutannya mengatakan akan melanjutkan program dan rencana yang telah dibuat pendahulunya sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas, fungsi dan tanggungjawabnya.

Baca Juga : Kibarkan Bendera Palestina, Sriwijaya Didenda PSSI.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan naskah memorandum sertijab Danlantamal II dari Laksma TNI Rudwin Thalib, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Agus Sulaeman, M.Sc disaksikan seluruh pejabat Lantamal II dan diakhiri dengan acara ramah tamah. Demikian berita Dinas Penerangan Lantamal II Padang. (Dispen/Abdi)

Read more
ASN Terlibat Narkoba Akan Dipecat

ASN Terlibat Narkoba Akan Dipecat

EkspresNews.com – Saya meminta kepada seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat bersatu padu untuk lebih berperan aktif melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Walikota kepada wartawan.

Walikota mengatakan bahwa jika nantinya ada ASN terlibat dalam penggunaan narkoba, dirinya tidak segan untuk memecat dan kepada masyarakat diharapkan untuk dapat memberikannya informasi dan data yang benar. Hal tersebut dikatakannya saat peringatan Hari Narkotika Internasional tahun 2017 di halaman Balai kota Payakumbuh di Bukik Sibaluik, kemarin.

“Kejahatan narkotika sebagai kejahatan luar biasa, terorganisir dan bersifat lintas negara, telah berkembang dengan modus operandi yang semakin maju. Kita telah mendeteksi perkembangan trend yang sangat mengkhawatirkan, dimana kejahatan narkotika global dewasa ini tidak hanya bermotif bisnis legal demi ekonomi, tetapi telah berkembang dengan motif membiayai kejahatan dan terorisme. Sehingga tidak ada kata lain, kejahatan narkotika sangat berbahaya  dan dapat melemahkan sendi – sendi kehidupan berbangsa,” ujar Wako Riza Falepi.

Pencegahan merupakan langkah yang efektif untuk membangun kesadaran setiap individu untuk tidak memulai menyalahgunakan narkotika dan tidak ikut dalam jaringan peredaran gelap narkotika sehinga tepat apabila dikatakan, mencegah lebih baik daripada mengobati, maka perlu dilaksanakan upaya pencegahan yang dilakukan secara massif, berkesinambungan dan bersinergi disetiap lingkungan tempat tinggal,” terang Wako Riza.

Sementara itu Kepala BNN Payakumbuh Firdaus ZN mengatakan situasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika telah memasuki fase yang genting. Hal ini dibuktikan dengan masuknya racun-racun yang merusak anak bangsa dalam jumlah yang spektakuler ke Indonesia.

Dikatakan Firdaus, untuk wilayah Sumatera Barat prevalensi pengguna narkotika di propinsi ini mencapai 63.352 orang yang terdiri dari kelopok coba pakai berjumlah 27.587 orang, kelompok teratur pakai berjumlah 15.895 orang, kelompok pecandu non suntik berjumlah 18.175 orang dan kelompok pecandu suntik berjumlah 1.695 orang. Data ini merupakan gambaran yang menjadi ancaman faktual bagi kita bersama.

Menurut Firdaus untuk wilayah hukum Polres Payakumbuh sendiri, selama dua (2) tahun terakhir. Payakumbuh masih terbilang sangat tinggi jumlah pengungkapan kasus narkotikanya. Tercatat terjadi 59 kasus dengan 87 tersangka pada tahun 2015 dan 52 kasus dengan 64 tersangka pada tahun 2016.Generasi muda untuk tidak mendekati narkotika, karena bahayanya terhadap masa depan sangatlah buruk, apalagi ancaman agama pun lebih pedih lagi yang akan menyengsarakan kehidupan dunia dan akhirat kelak. (Nahar Sago)

Read more
Hak Keuangan dan Administratif DPRD Disetujui

Hak Keuangan dan Administratif DPRD Disetujui

EkspresNews.com – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Payakumbuh selesai dibahas dan disahkan dalam rapat paripurna. Akhirnya, Delapan Fraksi yang ada di DPRD Kota Payakumbuh dapat menerima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Usul DPRD tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Payakumbuh untuk di jadikan Peraturan Daerah (Perda).

perdaHal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara DPRD, Ismet Harius. S.Sos pada Sidang Paripurna Pengambilan Keputusan Ranperda Usul DPRD Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD yang di dahului oleh Laporan Tingkat II di Aula Sidang DPRD setempat, kemarin, dengan pimpinan rapat Ketua DPRD Payakumbuh, H. Yendri Bodra Dt. Parmato Alam didampingi wakil Ketua, H Wilman Singkuan. S.Sos. MM dan H. Suparman. S.Pd, turut hadir juga dalam Paripurna tersebut, Wakil Walikota Payakumbuh Suwandel Muckhtar, Unsur Forkopimda, Kepala OPD dan undangan lainnya.

Dalam Laporannya, Ismet Harius menyampaikan, proses pengusulan Ranperda ini sudah melalui mekanisme dan proses yang cukup panjang, “Di mulai dengan Pembicaraan Tingkat I, khususnya Rapat Kerja Pansus dengan Tim Ranperda Kota Payakumbuh berjalan cukup lancar dan serius dengan suasana pembahasan yang didasari rasa kebersamaan dan tanggung jawab yang cukup tinggi,” ulas Ismet.

lebih lanjut Ismet memaparkan, kegiatan rapat kerja ini, juga dilaksanakan dengan sistem diskusi antara Pansus Ranperda Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Payakumbuh dengan Pemerintah Kota Payakumbuh dengan penyampaian latar belakang diajukannya Rancangan Peraturan daerah tersebut dan substansi dari Rancangan Perda tersebut.

Diakhir penyampaiannya, Pentolan Fraksi Bintang Nasdem ini berharap, dengan lahirnya Perda tentang Hak Keuangan Dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Payakumbuh akan lebih bisa memberikan hal yang positif serta berimbang dengan meningkatnya tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan fungsi DPRD, harap Ismet mengakhiri.

Wakil Walikota Payakumbuh Suwandel Muchtar menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan DPRD kota Payakumbuh beserta anggota dewan yang terhormat, sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, pendapat akhir merupakan salah satu tahapan dalam proses pembentukan peraturan daerah (Perda).Kami sangat yakin, bahwa dalam sebuah Pemerintahan Daerah terdiri dari Legislatif yang kuat dan berkualitas, serta diiringi dan diimbangi oleh Eksekutif yang juga kuat dan berkualitas, maka daerah tersebut akan berkembang dengan pesat ke arah yang lebih baik sehingga mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, aman dan sejahtera.

Persetujuan dan kesepakatan yang telah kami sampaikan bertitik tolak kepada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menyatakan bahwa penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dilaksanakan oleh DPRD dan Kepala Daerah. Dengan ditetapkannya Ranperda ini menjadi Perda, diharapkan adanya peningkatan peran dan tanggung jawab DPRD dalam mengembangkan kehidupan demokrasi menjalankan tugas, fungsi dan wewenang DPRD, mengembangkan mekanisme pengelolalaan pemerintah daerah serta meningkatkan kualitas, produktifitas kinerja DPRD dan juga untuk meningkatkan keadilan dan kesejahteraan secara maksimal sehingga bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam membangun Kota Payakumbuh yang lebih maju. (Nahar Sago)

Read more