Omset Meningkat Tiga kali lipat Sejak Pindah ke Pasar Kuliner

EkspresNews.com – Kehadiran pasar Kuliner malam yang diprakarsai oleh Walikota Padang Panjang Hendri Arnis ternyata membawa berkah kepada sejumlah pedagang kuliner. Armelia (52), Salah seorang pedagang Nasi Ampera Uniang mengaku omsetnya meningkat tiga kali lipat sejak kepindahannya ke pasar kuliner yang berada di dekat lapangan anas karim tersebut.

“Awalnya saya khawatir dagangan saya bakalan tidak laris jika saya pindah ke sini, namun Alhamdulillah ternyata hal itu tidak terbukti. Sejak kepindahan kami ke sini omset kami meningkat tiga kali lipat”, ujarnya saat diwawancarai Harris salah seorang staf humas yang bertugas mendampingi Walikota, dimana Wako Hendri Arnis dan rombongan disela sela tugasnya berkunjung ke pasar kuliner untuk berbuka puasa di Warung kaki lima Ampera Uniang, kamis ( 30/6)

Armelia tidak menyangka bahwa orang nomor satu di Kota Padang Panjang tersebut akan mengunjungi warungnya. Armelia mengaku sangat senang atas kehadiran Walikota Hendri Arnis. “ Kami tidak menyangka warung kami akan dikunjungi Walikota, ini adalah sebuah kejutan yang luar biasa bagi kami”, katanya.
Keberadaan pasar kuliner malam di Kota Padang Panjang menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung saat ini. mereka berasal tak hanya dari Kota Padang Panjang namun juga dari luar Kota Padang Panjang.

Debi salah seorang pembeli mengaku senang berbelanja makanan di Pasar Kuliner,”makanannya enak enak dan harganya terjangakau” katanya

Memindahkan para pedagang kuliner malam dari tempat yang lama ke tempat yang baru, pada waktu yang lalu bukanlah perkara mudah. Banyak pertentangan oleh beberapa pedagang pada waktu itu, mereka khawatir akan nasib dagangan mereka di tempat yang sekarang ini. Namiun ternyata hal itu tidak terbukti

Pada akhirnya, rencana elok pemerintah kota Padang Padang Panjang berbuah manis,para pedagang bisa merasakan dampak positif dari kepindahan mereka disana. Para pelancong sudah banyak yang mengetahui keberadaan pasar kuliner tersebut. Pasar kuliner telah menjadi ikon baru Kota Padang Panjang.

(Humas)

Read more
Harga minyak Naik Dipicu Serangan di Turki dan Bangladesh

Harga minyak Naik Dipicu Serangan di Turki dan Bangladesh

EkspresNews.com – Harga minyak mengakhiri minggu bergejolak dengan kenaikan pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena krisis penyanderaan di Bangladesh menghidupkan kembali kekhawatiran tentang risiko politik dan implikasinya bagi pasokan minyak.

Sejumlah pria bersenjata menyerbu sebuah restoran yang ramai di ibukota Bangladesh, Dhaka, pada Jumat malam, menyandera para pengunjung dan memicu baku tembak dengan polisi, kata para petugas. Analis mengatakan pasar minyak sudah gelisah setelah serangan bunuh diri pada Selasa di bandara Istanbul di Turki, yang mengakibatkan 44 orang tewas.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 66 sen menjadi berakhir di 48,99 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September, patokan global, menguat 64 sen menjadi menetap di 50,35 dolar AS per barel di perdagangan London.

Para investor ingin bermain aman sebelum libur panjang akhir pekan, dengan pasar AS ditutup pada Senin (4/7) untuk liburan Hari Kemerdekaan AS, kata konsultan industri energi Andy Lipow. Lipow mengatakan minyak juga diperkirakan menerima dukungan dari kenaikan penggunaan bensin pada musim panas ini, karena lebih banyak pengendara diuntungkan dari harga bensin lebih rendah di SPBU dan memilih untuk melakukan perjalanan darat daripada perjalanan udara.

Perdagangan Jumat menutup gejolak harga minyak yang telah terjadi selama seminggu. Penurunan harga terjadi sebagai respons atas pilihan Inggris pada 23 Juni untuk meninggalkan Uni Eropa, namun kembali pulih pada Selasa.

Brexit dipandang sebagai penghambat untuk pertumbuhan global, meskipun ada perdebatan di antara para ekonom tentang sejauh mana dampaknya. Sebagian besar analis masih melihat pasar minyak kelebihan pasokan karena tingginya produksi di produsen-produsen utama OPEC, walaupun ada gangguan pasokan di beberapa negara penghasil minyak utama, seperti Nigeria dan Kanada.

Kenaikan harga minyak juga didukung oleh melemahnya dolar AS yang meningkatkan sentimen investor, karena membuat minyak dalam denominasi dolar lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Harga minyak mentah juga didukung data terakhir yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS telah turun untuk minggu keenam berturut-turut.

Badan Informasi Energi AS mengatakan dalam laporan mingguannya pada Rabu bahwa persediaan minyak mentah AS turun 4,1 juta barel menjadi 526,6 juta barel dalam pekan yang berakhir 24 Juni, demikian seperti dikutip dari AFP dan Xinhua.

(Re/T)

Read more
Harga Emas Berjangka Merangkak Naik

Harga Emas Berjangka Merangkak Naik

EkspresNews.com – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Jumat (Sabtu pagi WIB) didorong pelemahan dolar. Xinhua melaporkan, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus meningkat 18,40 dolar AS atau 1,39 persen, menjadi menetap di 1.339,00 dolar AS per ounce.

Untuk minggu ini, emas naik sekitar 1,26 persen, menandai kenaikan mingguan kelima berturut-turut pada Jumat. Logam mulia mendapat dukungan karena indeks dolar AS jatuh pada Jumat sebelum libur panjang akhir pekan hari kemerdekaan AS.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor. Namun, emas dicegah dari kenaikan lebih lanjut ketika laporan yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) yang berbasis di AS menunjukkan indeks manufaktur meningkat menjadi 53,2 pada Juni. Analis mencatat bahwa ini adalah tanda penguatan karena angka itu datang di atas ekspektasi.

Penguatan di pasar ekuitas AS pada Jumat, juga mengurangi permintaan untuk emas. Dow Jones Industrial Average AS naik 42 poin, atau 0,23 persen pada pukul 17.10 GMT. Awal pekan ini ada serbuan terhadap logam mulia sebagai “safe haven” setelah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.

Referendum dijuluki “Brexit” oleh investor dan sebagian besar dipandang sebagai langkah yang sangat tidak stabil. Analis mencatat bahwa Brexit telah menyebabkan volatilitas di pasar, mendorong para investor beralih ke emas, namun kemudian berkurang hari ini karena pasar naik.

Perak untuk pengiriman September naik 96,50 sen, atau 5,18 persen, menjadi ditutup pada 19,588 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 32,80 dolar, atau 3,20 persen, menjadi ditutup pada 1.057,10 dolar AS per ounce, demikian laporan Xinhua.

(Re/T)

Read more
Wall Street Naik untuk Hari Keempat Berturut-Turut

Wall Street Naik untuk Hari Keempat Berturut-Turut

EkspresNews.com – Saham-saham Wall Street naik lagi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah data manufaktur AS lebih baik dari perkiraan dan kekhawatiran tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa terus menurun. Lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan indeks pembelian manajer untuk aktivitas manufaktur naik tak terduga menjadi 53,2 pada Juni dari 51,3 pada Mei.

Jumat menandai keuntungan hari keempat berturut-turut untuk saham-saham AS setelah dalam dua hari pertama turun menyusul pilihan Brexit Inggris. Brexit “bukan peristiwa bullish,” kata Mace Blicksilver, direktur Marblehead Asset Management. “Tapi anda dipicu takaran likuiditas besar ini.” Indeks Dow Jones Industrial Average naik 19,38 poin (0,11 persen) menjadi berakhir di 17.949,37.

Indeks berbasis luas S&P 500 naik 4,09 poin (0,19 persen) menjadi ditutup pada 2.102,95, sementara indeks komposit Nasdaq bertambah 19,89 poin (0,41 persen) menjadi 4.862,57. Hewlett Packard Enterprise naik 1,4 persen setelah juri California menghadiahkannya 3,1 miliar dolar AS dari raksasa perangkat lunak Oracle dalam kerusakan setelah HPE menggugat Oracle karena tidak memberikan layanan dukungan. Oracle kehilangan 0,2 persen.

Tesla Motors naik 2,0 persen meskipun diberitakan bahwa regulator keamanan otomotif AS sedang menyelidiki kecelakaan fatal yang melibatkan sedan Tesla yang sedang beroperasi dalam mode “self-driving”. Global Equities Research mengatakan insiden itu “menyedihkan” tapi “tidak signifikan” dari perspektif saham.

Saham asuransi kesehatan Humana dan Aetna masing-masing turun 3,3 persen dan 1,8 persen, karena laporan perusahaan mungkin perlu untuk divestasi aset utama untuk memperoleh persetujuan dari merger mereka 37 miliar dolar AS.

Perusahaan chip Micron Technology jatuh 9,2 persen setelah melaporkan rugi bersih sebesar 215 juta dolar AS untuk kuartal fiskal ketiga. Micron mengatakan akan memangkas jumlah pekerja dalam menanggapi kondisi bisnis yang sulit.

Netflix melonjak 5,7 persen setelah Canaccord Genuity memulai cakupan perusahaan video streaming dengan “membeli” didasarkan pada prospek jangka panjang yang kuat untuk pertumbuhan internasional.

(Re/T)

Read more
Ramadan Tentukan Tren Tujuan Wisata Dunia

Ramadan Tentukan Tren Tujuan Wisata Dunia

EkspresNews.com – Ramadan kelak akan mempengaruhi tren tujuan wisata dunia berkat meningkatnya jumlah pelancong muslim yang berlibur selama bulan puasa, berdasarkan penelitian perdana MasterCard-CrescentRating Ramadan Travel Report 2016.

Sebanyak 50 tujuan wisata di seluruh dunia dianalisis dalam penelitian yang mengacu pada tiga kriteria, yakni suhu rata-rata pada siang hari, durasi waktu berpuasa dan nilai Global Muslim Travel Index 2016 selama lebih dari 15 tahun hingga 2030.

Mulai tahun ini hingga 2020, Malaysia menempati peringkat teratas dalam daftar negara tujuan terbaik diikuti Indonesia, kemudian Singapura.

Mulai 2023, Ramadan diperkirakan akan jatuh pada bulan-bulan dengan iklim yang lebih dingin. Negara-negara Timur Tengah, di antaranya Uni Emirat Arab, Qatar dan Oman akan menjadi tujuan wisata menarik bagi para wisatawan Muslim.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan hal ini berimbas positif pada negara-negara Timur Tengah, di antaranya Yordania, Mesir, Maroko, dan Tunisia. Sebagai konsekuensinya, negara-negara non OKI dan kawasan Asia Tenggara akan dilihat sebagai tujuan kurang menarik dan akan mengalami penurunan kedatangan wisatawan mulai tahun 2030.

“Umat Muslim yang bepergian di bulan Ramadan menjadi sebuah tren yang berkembang dan hal tersebut menjadi salah satu yang dapat memberikan keuntungan bagi negara-negara tersebut, melalui pemasaran dan perencanaan destinasi strategis yang dilakukan oleh otoritas pariwisata setempat,” ujar Fazal Bahardeen, CEO of CrescentRating & HalalTrip, dalam siaran pers.

Faktor pendorong peningkatan wisatawan muslim selama Ramadan meliputi pertumbuhan jumlah peziarah ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah umrah, perjalanan bisnis, menghabiskan Ramadan bersama keluarga, merasakan Ramadan dalam lingkungan dan budaya berbeda, merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan kondisi cuaca ekstrim yang tidak menentu.

Mekkah dan Madinah (Arab Saudi), tetap menjadi tujuan teratas dari sudut pandang agama. Oleh karena itu,  Saudi Arabia dikeluarkan dari daftar peringkat negara tujuan wisata muslim.

Master Card Crescent Rating Global Muslim Travel Index 2016 mengungkapkan,  pada 2015 terdapat sekitar 117 juta kedatangan wisatawan Muslim secara global, mewakili hampir 10 persen dari keseluruhan pasar wisata.

Hal ini diprediksi akan tumbuh mencapai hingga 168 juta pengunjung pada  2020, setara dengan 11 persen dari segmen pasar dengan nilai yang diproyeksikan melebihi 200 miliar dolar Amerika Serikat.

Malaysia menduduki peringkat tertinggi dalam daftar negara destinasi wisatawan Muslim tersebut untuk dua tahun berturut-turut, sementara Uni Emirat Arab, Turki, Indonesia, dan Qatar melengkapi daftar peringkat lima besar dari kategori OKI.

(Re/T)

Read more